Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Harga Daging Sapi Melonjak, Pemkot Malang Baru Siapkan Intervensi Lewat TPID

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Aug - 2026, 18:39

Placeholder
ilustrasi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Lonjakan harga daging sapi mulai menjadi persoalan di tengah masyarakat. Kenaikan harga tidak hanya menekan konsumen, tetapi juga membuat pedagang harus menghadapi perubahan daya beli.

Persoalan tersebut kini turut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Namun, di tengah harga yang sudah bergerak naik, langkah intervensi pemerintah daerah masih berada pada tahap pembahasan.

Baca Juga : Prabowo Klaim Penghasilan Ojol Naik 3 Kali Lipat, Dibantah SPAI hingga Driver 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, Pemkot Malang akan membahas kondisi tersebut melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Rapat itu ditujukan untuk mencari langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah menghadapi persoalan harga dan ketersediaan daging sapi.

“Ya, nanti kita akan ada rapat TPID. Kita akan minta masukan dari anggota tim, kira-kira nanti untuk menyelesaikan kelangkaan terkait dengan sapi ini seperti apa,” ujar Wahyu, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, daging sapi menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian. Terlebih, isu mengenai ketersediaan daging sapi juga menjadi perhatian pemerintah pusat dalam upaya mencapai swasembada.

Dalam pidato kenegaraan, Presiden RI turut menyinggung target swasembada daging sapi yang diproyeksikan baru dapat tercapai dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan pasokan daging sapi tidak semata berkaitan dengan harga di tingkat pasar daerah.

Meski begitu, Pemkot Malang belum memastikan bentuk intervensi yang akan dilakukan untuk merespons kenaikan harga tersebut. Wahyu menyebut masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum menentukan langkah konkret.

“Nanti ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. InsyaAllah nanti kita akan menjadi satu solusi. Tetapi yang jelas kita akan rapat TPID dulu,” katanya.

Baca Juga : Buka MPLS Sekolah Rakyat, Wali Kota Blitar: Dari Sini Anak-Anak Disiapkan Menjadi Generasi Hebat

Kondisi ini membuat upaya pemerintah daerah masih harus ditunggu, sementara pergerakan harga daging sapi sudah lebih dulu dirasakan di lapangan. Pemkot Malang pun belum dapat memastikan apakah persoalan tersebut berkaitan dengan ketergantungan pasokan sapi dari luar daerah maupun impor.

Wahyu mengatakan pihaknya masih akan memeriksa data untuk mengetahui kondisi pasokan sapi secara lebih jelas. “Kita nanti akan cek data-datanya,” imbuhnya.

Dengan demikian, langkah Pemkot Malang untuk meredam gejolak harga daging sapi masih bergantung pada hasil pembahasan TPID dan data kondisi pasokan. Sementara itu, kenaikan harga di tingkat pasar menjadi persoalan yang sudah lebih dahulu dihadapi pedagang dan konsumen.


Topik

Ekonomi kota malang wahyu hidayat harga daging sapi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri