Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Cegah Wisatawan Kena Getok Harga, Wabup Kang Suyat Instruksikan Pasang Daftar Tarif di Telaga Sarangan.

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : A Yahya

17 - Mar - 2026, 10:45

Placeholder
Kang Suyat Himbau Semua lelaki UMKM di Tempat Wisata Telaga Sarangan Cantumkan Daftar Harga

JATIMTIMES - Kabar penting bagi seluruh pelaku usaha kuliner di kawasan wisata Magetan, terutama di destinasi ikonik Telaga Sarangan. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro (Kang Suyat), secara tegas memberikan instruksi agar seluruh gerai, rumah makan, hingga pedagang kaki lima wajib memasang daftar harga secara transparan di tempat usahanya masing-masing.

Langkah jemput bola ini diambil guna memutus rantai keluhan klasik wisatawan yang sering merasa "digetok harga" saat menikmati kuliner di area wisata. Kang Suyat menekankan bahwa citra pariwisata Magetan jauh lebih mahal harganya dibandingkan keuntungan sesaat dari menaikkan tarif secara tidak wajar.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Wakil Bupati mengingatkan bahwa di era digital, satu keluhan viral mengenai harga makanan yang tidak masuk akal bisa dengan cepat meruntuhkan tingkat kunjungan wisata ke Telaga Sarangan. Oleh karena itu, pemasangan daftar menu menjadi syarat mutlak untuk membangun kepercayaan pengunjung.

"Transparansi Harga Jadi Kunci Kepercayaan Wisatawan, jadi jangan biarkan satu oknum merusak reputasi ribuan pedagang jujur di Magetan." Ujar Kang Suyat. 

"Jangan sampai wisatawan itu kapok. Bayangkan kalau mereka pulang lalu cerita ke teman-temannya atau rekan di kantornya bahwa di Sarangan begini-begini ,harganya tidak jelas. Itu sangat merugikan," tegas Kang Suyat.

Beliau menambahkan bahwa pengalaman buruk satu orang bisa menjadi kampanye negatif yang masif bagi pariwisata daerah.

Bukan tanpa alasan Kang Suyat bersikap keras. Telaga Sarangan sejauh ini masih menjadi "tambang emas" atau andalan utama Kabupaten Magetan dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika kepercayaan publik runtuh, maka ekonomi daerah pun bakal ikut goyah.

Baca Juga : Liburan ke Timur Tengah Batal? Ini 6 Destinasi Alternatif yang Tak Kalah Menarik

"Sarangan ini leading sector kita untuk PAD. Kalau orang malas datang gara-gara takut kena getok harga, yang rugi ya masyarakat Magetan sendiri. Kejujuran berdagang itu investasi jangka panjang," tambah Kang Suyat.

Dengan aturan wajib pasang tarif ini, Pemkab berharap tidak ada lagi "drama" tagihan selangit yang viral di media sosial. Targetnya, Telaga Sarangan tetap menjadi destinasi favorit yang ramah di kantong dan profesional bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Kita ingin wisatawan pulang membawa kenangan indah, bukan rasa kecewa karena merasa diperas. Kejujuran dalam berdagang itu penting agar ekosistem ekonomi kreatif di Magetan terus tumbuh berkelanjutan dan PAD kita tetap stabil," pungkas Kang Suyat.


Topik

Pemerintahan Magetan telaga sarangan suyatni priasmoroo kang ssuyat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan