JATIMTIMES - Tanggal 23 Februari 2026 bertepatan dengan Senin Legi dalam penanggalan Jawa. Hari ini memiliki neptu 9 dan masih berada dalam Wuku Bala. Dalam kalender Jawa tercatat sebagai 6 Pasa 1959 Ja Tahun Dal, bertepatan dengan 5 Ramadan 1447 Hijriah.
Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan pribadi yang ramah dan mudah bergaul, dengan aliran rezeki yang relatif lancar. Namun ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan agar langkah tetap terarah.
Baca Juga : Jonathan, Remaja Tuna Rungu Asal Malang yang Ciptakan Lukisan hingga Fashion Berbahan Ulos
Senin Legi dikenal memiliki pembawaan sopan, lembut, serta pandai menjaga hubungan sosial. Sikapnya hangat dan mampu menciptakan suasana nyaman di sekitarnya.
Meski demikian, sesekali muncul sifat keras dan mudah tersulut emosi. Ada pula kecenderungan ingin tahu urusan orang lain yang sebaiknya dikendalikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Dalam hitungan pangarasan, Senin Legi berada pada Lakuning Angin. Watak ini mencerminkan kepedulian yang tinggi dan mampu mengambil hati banyak orang. Pandai membaca situasi serta luwes dalam pergaulan. Namun ketika marah, sikapnya bisa berubah drastis dan terasa menekan.
Sementara itu, Pancasuda Senin Legi berada pada Tunggak Semi. Ibarat pohon yang kembali bertunas setelah ditebang, rezeki dalam weton ini dinilai terus mengalir. Pekerjaan dan penghasilan cenderung stabil, bahkan bisa bangkit kembali saat mengalami kemunduran.
Hari ini masih dalam naungan Wuku Bala yang dilambangkan oleh Bathari Durga. Wuku ini dikenal memiliki energi kuat, terkadang memicu suasana tegang atau perdebatan. Karakternya digambarkan seperti pohon cemara yang banyak bicara dan piawai berkilah.
Ucapan pemilik weton dalam wuku ini terdengar meyakinkan, tetapi perlu kebijaksanaan agar tidak menimbulkan kegaduhan.
Simbol lainnya diibaratkan seperti ayam hutan yang berwibawa dan disukai kalangan atas. Ada tekad kuat dan tidak mudah goyah dalam pendirian.
Baca Juga : Pemprov Jatim Gelontorkan Bantuan Rp 7 Milliar Lebih untuk Masyarakat Kabupaten Malang
Namun sifat pemilik weton ini sulit ditebak, seperti hujan yang turun bukan pada musimnya. Hal ini menjadi pengingat agar berhati-hati dalam mengambil keputusan karier. Salah langkah bisa berdampak panjang.
Selama tujuh hari dalam Wuku Bala, terdapat pantangan untuk bepergian jauh ke arah barat laut. Untuk Senin Legi kali ini, hari tergolong samparwangke atau kurang baik untuk keperluan pernikahan. Sebaliknya, perjalanan dinilai membawa keuntungan dan mempermudah tercapainya tujuan.
Dalam dunia kerja, karakter komunikatif dan mudah beradaptasi membuat Senin Legi cocok menekuni bidang sosial, perdagangan, pelayanan publik, maupun jalur kepemimpinan seperti aparatur sipil negara atau wirausaha.
Untuk urusan jodoh, kecocokan kerap ditemukan dengan pasangan berneptu 8, 10, atau 12, seperti Senin Wage atau Selasa Pahing.
