Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Muskercab II PCNU Surabaya, Gus Kikin: Jaga NU Tidak Turun Derajat

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

17 - Feb - 2026, 13:52

Placeholder
Muskercab II PCNU Surabaya

JATIMTIMES - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II yang berlangsung khidmat pada 16-17 Februari 2026. Bertempat di suasana sejuk Arayanna Hotel & Resort, Trawas, Mojokerto, forum ini menjadi ruang kontemplasi sekaligus konsolidasi strategis bagi para pengurus. 

Dengan tema “Sinergi Khidmat dan Langkah Selaras untuk Kemaslahatan Umat Berkelanjutan”, acara ini bertujuan menyatukan visi organisasi di tengah kompleksitas dinamika masyarakat urban.

Baca Juga : Apa Itu Xin Nian Kuai Le, Gong Xi Fa Cai dan Angpao Na Lai? Ini Arti Ucapan Khas Imlek

Tema yang diangkat bukan sekadar jargon, melainkan panggilan untuk memperkuat koordinasi internal. PCNU Surabaya menyadari bahwa tantangan di kota besar memerlukan langkah yang sinkron agar program kerja tidak berhenti di atas kertas. 

Melalui Muskercab ini, sinergi antara berbagai lembaga dan badan otonom di bawah naungan PCNU Surabaya diperkuat guna memastikan setiap gerak organisasi memberikan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin.

Ketua PCNU Kota Surabaya, H. Masduki Toha, dalam sambutannya mengingatkan bahwa setiap posisi dalam struktural NU adalah amanah besar. Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol status, melainkan beban tanggung jawab untuk melayani.

 "Jabatan di NU ini bukan untuk gagah-gagahan. Ini adalah tanggung jawab moral kita kepada umat dan para pendiri. Pelantikan kemarin hanyalah pintu masuk, kerja nyata kita dimulai dari sini," tegasnya.

H. Masduki Toha juga menyoroti pentingnya penguatan organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, keberhasilan Muskercab diukur dari sejauh mana instruksi organisasi sampai ke tingkat Ranting dan MWC. 

Ia mendorong agar setiap pengurus tidak hanya aktif di tingkat cabang, tetapi juga turun langsung mendampingi jamaah di kampung-kampung, memastikan bahwa kehadiran NU benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Hadir memberikan arahan, Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Machfud (Gus Kikin), menyampaikan pesan reflektif yang sangat mendalam. Gus Kikin sapaan akrabnya menyinggung kondisi organisasi yang harus terus dijaga kemurniannya. 

Gus Kikin juga mengingatkan agar NU jangan sampai mengalami penurunan kualitas pengabdian. Beliau mengajak seluruh pengurus untuk melakukan muhasabah massal agar organisasi tidak terjebak dalam kepentingan pragmatis yang menjauhkan NU dari nilai-nilai asalnya.

Baca Juga : 10 Pantangan Saat Imlek yang Masih Dipercaya, Jangan Sampai Bawa Sial di Awal Tahun

"Kita semua harus menjaga agar NU tidak turun derajat dengan lebih mementingkan kedekatan kepada penguasa atau kepentingan duniawi daripada kepada Yang Maha Kuasa," pesan Gus Kikin. 

Beliau menekankan bahwa kemuliaan NU terletak pada kemandiriannya. Prinsip "Hidupkanlah NU, dan jangan mencari hidup di NU" kembali Gus Kikin gaungkan sebagai pengingat keras bagi para kader agar senantiasa mengedepankan keikhlasan dalam berkhidmah.

Lebih lanjut, Gus Kikin menyoroti pentingnya menjaga independensi dan kemandirian NU, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang seringkali memecah belah persaudaraan. Bagi Gus Kikin, menjaga persatuan di dalam tubuh organisasi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. 

"Menjaga persatuan dan ukhuwah jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kepentingan kelompok sesaat. Kita harus merangkul semua pihak agar NU tetap utuh dan solid," tegas beliau

Dalam perspektif hubungan eksternal, Gus Kikin juga menyinggung pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah (umara). Dia memberikan contoh suksesnya kolaborasi pembangunan yang menyentuh masyarakat desa. 

Gus Kikin juga menggarisbawahi bahwa sinergi tersebut harus tetap dalam koridor kemaslahatan umat dan tidak boleh mengorbankan independensi NU sebagai institusi keagamaan yang menjadi rujukan moral bagi bangsa.


Topik

Peristiwa nu pcnu surabaya gus kikin pwnu jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa