JATIMTIMES - Jalan kaki selama 30 menit setiap hari menjadi salah satu olahraga sederhana yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, intensitas jalan kaki sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tingkat kebiasaan berolahraga.
Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi, dr. Bobby Arfhan Anwan, SpJP(K), membagikan panduan jalan kaki 30 menit yang aman untuk pemula hingga mereka yang sudah terbiasa berolahraga.
Baca Juga : Awet Dalam Pentas Sepak Bola Nasional, Nama Bung Karno Juga Dihidupkan di Pesepak Bola Muda
Menurut Bobby, orang yang baru memulai kebiasaan berjalan kaki tidak perlu memaksakan diri mengejar kecepatan tinggi.
"Yang pertama, untuk teman-teman yang baru mulai jalan kaki, targetnya cukup jalan kaki dengan kecepatan biasa selama 30 menit," ujar dr. Bobby, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Rabu (5/8/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap awal tujuan utamanya bukan mengejar jarak atau kecepatan, melainkan membiasakan tubuh bergerak dan meningkatkan jumlah langkah setiap hari. "Pada tahap ini, tujuannya adalah untuk memperbanyak jumlah langkah kaki per hari," imbuhnya.
dr. Bobby mengatakan, jalan santai selama 30 menit juga baik dilakukan oleh masyarakat yang memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, hipertensi, maupun diabetes.
"Jalan santai ini juga bagus bagi bapak ibu yang memiliki berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes," ujarnya.
Bagi orang yang sudah rutin berjalan kaki, dr. Bobby menyarankan latihan dengan variasi kecepatan agar manfaat latihan kardio menjadi lebih optimal.
Ia menyarankan membagi sesi olahraga menjadi tiga tahap. "Kedua, untuk teman-teman yang sudah terbiasa jalan kaki, lakukan 10 menit jalan kaki santai, 10 menit jalan cepat 3-4 km per jam, dan ditutup dengan 10 menit jalan kaki cepat 5-6 km per jam. Totalnya 30 menit." jelasnya.
Sementara bagi mereka yang sudah berada pada tahap lanjut, porsi jalan cepat dapat diperbanyak.
"Ketiga, untuk teman-teman tahap lanjut, bisa memulai dengan jalan kaki santai di 5-10 menit awal sebagai pemanasan dan dilanjutkan dengan jalan cepat 5-6 km per jam di 20-25 menit selanjutnya." paparnya.
Meski jalan kaki tergolong olahraga ringan, dr. Bobby mengingatkan agar setiap orang tetap menyesuaikan latihan dengan kemampuan fisik dan kondisi kesehatannya.
Baca Juga : Terima 120 Siswa SMAIT Al Uswah, Lilik DPRD Jatim Tekankan Literasi Politik Generasi Muda
"Sebelum memulai latihan, sesuaikan dengan kesanggupan dan kondisi kesehatan masing-masing," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga.
"Jika ada masalah kesehatan, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulai program latihan," paparnya.
Di akhir pesannya, dr. Bobby mengajak masyarakat lebih aktif bergerak demi menjaga kesehatan.
"Yuk, jangan males, jangan mager, karena badan yang tak terlatih rentan terkena penyakit," pungkasnya.
Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Sehari
Selain mudah dilakukan, jalan kaki selama 30 menit setiap hari juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin. Aktivitas fisik ini dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit.
Berikut manfaat jalan kaki 30 menit sehari:
• Menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke.
• Membantu menurunkan tekanan darah.
• Membantu menurunkan massa lemak tubuh.
• Membantu mengendalikan kadar kolesterol dan gula darah, terutama pada penderita diabetes.
• Menguatkan tulang dan sendi.
• Meningkatkan daya tahan serta kekuatan tubuh.
Sebagai informasi, konsistensi menjadi kunci utama jika hendak jalan kaki 30 menit. Dibanding langsung berolahraga berat, membiasakan jalan kaki selama 30 menit setiap hari lebih aman dan efektif untuk membangun gaya hidup sehat dalam jangka panjang. Semoga informasi ini bermanfaat.
