Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dinas Perikanan Lamongan Bantah Pasokan Pupuk untuk Budidaya Ikan Langka

Penulis : Defit Budiamsyah - Editor : Yunan Helmy

11 - Apr - 2026, 12:08

Placeholder
Kepala Dinas Perikanan Lamongan Yuli Wahyuono

JATIMTIMES - Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan memastikan persediaan pupuk untuk budidaya ikan bagi para petani tambak di wilayah setempat masih aman.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan Yuli Wahyuono menyusul adanya keluhan sejumlah petani tambak di Kecamatan Glagah yang mengaku rugi lantaran hasil panen ikan kurang maksimal karena salah satunya disebabkan sulitnya pasokan pupuk.

Baca Juga : Warga Sesalkan Pengembalian Laporan Dugaan Pungli PTSL Desa Sugihwaras Lamongan

"Hingga saat ini persedian pupuk masih aman dan masih bisa memenuhi kebutuhan petani tambak," kata Yuli, Sabtu (11/04/2026).

Memang kendalanya,  menurut Yuli, saat ini kondisi air tambak masih meluber akibat banjir. Sehingga para petani takut untuk menyebarkan pupu lk dan menyebabkan ukuran ikan tidak bisa maksimal. "Namun pada intinya, pasokan pupuk untuk petambak di Lamongan masih terpenuhi," lanjutnya.

Sebelumnya,  petani tambak di wilayah Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan mengeluh lantaran hasil panen budidaya ikan pada tahun ini merosot tajam dan menyisakan kerugian besar. Hal itu dikarenakan usai menghadapi banjir dan sulitnya mendapatkan pasokan pupuk.

"Hasilnya njombrot ikannya loh segini-segini karena kurang pupuk. Karena banjir juga, jadi petani yang kebanjiran itu hasilnya rugi benar, rugi betul," keluh salah seorang petani tambak, Nur Qomariyah, sembari menunjukkan hasil ikan tangkapannya yang berukuran kecil dan jauh dari standart normal usia panen, Jumat (10/4/2026).

Nur menilai pemerintah lebih memprioritaskan alokasi pupuk untuk sektor tanaman pangan (padi), sementara sektor tambak ikan seolah dikesampingkan. Tanpa asupan pupuk yang cukup pada tanah tambak, pakan alami tidak dapat tumbuh maksimal, yang berujung pada terhambatnya pertumbuhan ikan.

Baca Juga : Cek Distribusi Gas Melon, Ini Yang Ditemukan Polres Situbondo

"Pupuknya kekurangan, hanya dikasih sedikit. Kalau untuk padi insyaallah cukup, tapi kalau ikan kurang pupuk ya hasilnya kecil-kecil sekali," tambahnya.

Banjir yang merendam lahan tambak selama hampir empat bulan berturut - turut telah mengacaukan siklus tanam dan panen. Kerugian yang dialami petani tembak hingga 90 persen .

"Rugi banyak, nggak bisa dihitung. Ya sekitar 80 sampai 90 persen ruginya. Kita nggak tahu lagi labanya berapa, hampir tidak ada," kata Nur dengan nada lesu.


Topik

Peristiwa Lamongan pupuk petani ikan tambak ikan Pemkab Lamongan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Defit Budiamsyah

Editor

Yunan Helmy