JATIMTIMES - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo membuka Musrenbang Rancangan RKPD Kabupaten Tulungagung tahun 2027 di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso. RKPD 2027 merupakan pelaksanaan periode pertama dari RPJPD tahun 2025-2045, dan pelaksanaan tahun kedua dari RPJMD 2025-2029.
RKPD ini memuat rancangan kerangka ekonomi dan prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 tahun. Setelah ditetapkan, RKPD akan digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan APBD.
Baca Juga : Bupati Tulungagung Gandeng Baznas dan KKKS Santuni 1.000 Anak Yatim
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2027, pihaknya berkomitmen untuk mengakselerasi pencapaian lima misi pembangunan daerah, yaitu:
1. Meningkatkan daya saing perekonomian berbasis hilirisasi sektor unggulan daerah dan membangun dari desa.
2. Mewujudkan lingkungan hidup dan pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
3. Mewujudkan SDM yang unggul dan berbudaya, serta kehidupan masyarakat yang penuh keguyuban.
4. Menuntaskan kemiskinan secara terpadu dan kolaboratif.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inklusif, dan bersih dari korupsi.
Menurut bupati Tulungagung, kelima misi ini harus kita jalankan secara terintegrasi, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.
Sebagaimana hasil perumusan, tema pembangunan Kabupaten Tulungagung tahun 2027 adalah “Tulungagung Berkarakter: Pembangunan SDM Berakhlak Mulia, Potensi Ekonomi Lokal Bernilai Tambah, serta Tata Kelola Bersih dan Akuntabel.”
Tema ini dirumuskan sebagai jawaban atas tantangan yang dihadapi sekaligus sebagai langkah strategis untuk mendorong pembangunan yang lebih merata, inovatif, dan berorientasi pada hasil yang keberlanjutan.
“Salah satu strategi kami untuk meningkatkan ekonomi lokal adalah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan,” imbuhnya, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga : Polisi Tangkap Pengoplos Elpiji di Tulungagung, Dianggap Picu Kelangkaan Gas
Ia minta TAPD untuk mengalokasikan anggaran pembangunan jalan tahun 2027, minimal sama dengan tahun 2026. "Dalam peningkatan ekonomi lokal, keberadaan jalan yang alus dan mulus, akan meningkatkan aliran distribusi barang dan jasa ke seluruh wilayah Tulungagung," ungkapnya.
Dengan jalan yang berkualitas, biaya transportasi juga bisa ditekan karena akses ke berbagai wilayah makin mudah dan makin cepat.
Kemudahan akses ini, bukan hanya bisa menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga bisa mempermudah masyarakat dalam menjangkau fasilitas pendidikan.
Musrenbang yang dilaksanakan diharapkan benar-benar menjadi musyawarah yang bermakna, yaitu musyawarah yang tidak hanya menampung usulan dari peserta, tetapi juga mendiskusikan dengan serius usulan yang dianggap sebagai prioritas.
“Oleh karena itu, saya minta Bappeda untuk menyampaikan prioritas usulan yang dinilai paling berdampak dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” ucapnya.
Gatut Sunu memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik itu pemerintah, masyarakat dan stakeholder terkait yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan musrenbang ini.
“Semoga kegiatan ini benar-benar bisa mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia sepanjang masa,” pungkasnya.
