JATIMTIMES - Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H tak lama lagi dan pancaran kebahagiaan menyelimuti anak yatim di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Kabupaten Tulungagung. Itu karena Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung bersama Provinsi Jawa Timur serta melibatkan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Tulungagung menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim yang berasal dari 271 desa dan kelurahan.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin hadir untuk memberikan support dan bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yatim.
Baca Juga : Polisi Tangkap Pengoplos Elpiji di Tulungagung, Dianggap Picu Kelangkaan Gas
Masing-masing anak yatim menerima santunan uang tunai sebesar Rp 200.000. Dengan rincian, Rp100.000 berasal dari KKKS, Rp25.000 dari Baznas Provinsi Jawa Timur, dan Rp75.000 dari Baznas Kabupaten Tulungagung.
Tak hanya mendapat santunan uang tunai, setiap anak-anak yatim juga mendapat tambahan bingkisan dari Baznas Jawa Timur berupa tas sekolah lengkap dengan alat tulis. Kemudian dari KKKS, mereka menerima kotak konsumsi dan makanan ringan untuk berbuka puasa.
Seluruh bantuan dan santunan tersebut diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Lebaran.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo selain hadir langsung juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim. "Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik," ujar Bupati Gatut Sunu.
Senada, Ketua KKKS Endang Gatut Sunu menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat, tidak terkecuali anak-anak yatim. “Kami sangat bersyukur dapat berkumpul bersama dalam kegiatan santunan ini,” ungkapnya.
Menurut dia, santunan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih terjaga dengan baik di Tulungagung.
Baca Juga : JIIPE Ramadan Charity: Bazar UMKM dan 2.300 Paket Sembako Murah untuk Masyarakat
Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Baznas, KKKS, hingga masyarakat, menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur KH Ali Maschan Moesa menjelaskan bahwa Baznas merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang dalam menjalankan program-programnya selalu bersinergi dengan pemerintah daerah.
"Pada kegiatan ini, kami dari Baznas Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.
