Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Operasi Ketupat Semeru 2026, Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Lebaran di Kota Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

12 - Mar - 2026, 19:33

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengecek kesiapan personel saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolresta Malang Kota, Kamis (12/3/2026). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polresta Malang Kota bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolresta Malang Kota, Kamis (12/3/2026). Apel ini digelar sebagai tanda kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Malang.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, serta jajaran Forkopimda Kota Malang. Wali kota Malang bersama kapolresta Malang Kota juga melakukan pengecekan kesiapan personel hingga kendaraan operasional yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru tidak hanya berfokus pada pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan publik yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Operasi ini bukan sekadar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik. Ini adalah gelar pelayanan publik, spiritual, sosial, dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya sangat fundamental di tengah masyarakat,” ungkap Kombes  Kholis.

Operasi Ketupat Semeru 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Malang Kota melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, instansi terkait, hingga mitra kamtibmas.

Menurut dia, operasi yang bersifat kemanusiaan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadan hingga merayakan Idul Fitri.

“Prinsipnya seluruh aparatur, mulai dari jajaran pemerintah kota, TNI, dan Polri di Kota Malang siap menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Saya optimistis Kota Malang aman, lancar, dan tidak ada gangguan karena kita terus bersinergi,” katanya.

Kapolresta juga memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang menjadi perhatian dalam pengamanan Lebaran tahun ini. Di antaranya adalah kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya mobilitas masyarakat yang berbelanja, berwisata, maupun menikmati kuliner selama libur Lebaran.

“Kepadatan lalu lintas pasti terjadi karena masyarakat gembira berwisata dan berbelanja. Selain itu, kepadatan di fasilitas umum seperti mal, tempat kuliner, hingga kawasan wisata,” jelasnya.

Selain itu, persoalan parkir  menjadi perhatian serius. Pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan akan melakukan penataan agar parkir kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Kami sudah mengingatkan agar pengelolaan parkir tidak hanya mengutamakan jumlah kendaraan, tetapi juga memperhatikan penataan agar aman dan tidak menghambat lalu lintas,” terang mantan kapolres Malang ini.

Aspek lain yang juga diantisipasi adalah pengelolaan sampah selama masa libur Lebaran serta kesiapan jumlah personel pengamanan di berbagai titik keramaian. Secara keseluruhan, sekitar 1.200 hingga 1.300 personel gabungan akan diterjunkan.

Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa pengamanan ini juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan para wisatawan maupun pemudik yang datang ke Kota Malang selama libur Lebaran.

“Kami mengantisipasi agar mereka yang datang ke Kota Malang bisa menikmati kunjungan wisata maupun aktivitas lainnya dengan aman dan nyaman,” kata Wahyu.

Ia menambahkan, sejumlah titik diperkirakan akan menjadi pusat kepadatan selama masa libur Lebaran, seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga destinasi kuliner yang menjadi favorit masyarakat.

“Beberapa titik yang kami antisipasi antara lain tempat belanja, tempat wisata, kawasan kuliner, serta pintu masuk Kota Malang dari arah utara dan selatan,” ujarnya.

Wahyu juga menyoroti potensi limpahan wisatawan dari Kota Batu yang kemungkinan akan singgah ke Kota Malang. “Bisa jadi wisatawan yang berlibur ke Batu juga akan mampir ke Kota Malang untuk menikmati kuliner atau destinasi heritage yang ada di sini,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi secara tiba-tiba, Pemkot Malang bersama kepolisian menyiapkan tim pengurai kemacetan yang akan bergerak secara mobile di lapangan.

“Nanti akan ada tim yang bersifat mobile untuk mengurai kepadatan yang mungkin muncul di titik-titik tertentu yang sebelumnya tidak terprediksi,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa Operasi Ketupat Semeru 2026 Polresta Malang Kota Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy