Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Sama-Sama Terjadi di Kota Batu, Dua Kecelakaan Beruntun Ini Renggut Nyawa gegara Rem Blong

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

19 - Feb - 2026, 04:47

Placeholder
Rekaman CCTV yang menunjukkan truk berwarn biru alami rem blong dan menabrak tiang. (Foto: Instagram JatimTIMES)

JATIMTIMES - Di Kota Batu kembali terjadi kecelakaan lalu lintas. Dalam dua peristiwa berbeda, kendaraan diduga mengalami rem blong dan menabrak sejumlah pengguna jalan. 

Kedua insiden ini sama-sama terjadi di jalur padat sekitar Batos hingga Jalan Pattimura dan berujung korban jiwa. Insiden terbaru terjadi Rabu (18/2/2026) sore.

Baca Juga : Update Laka Truk Maut Batu: 1 Driver Ojol Meninggal Saat Antar Pesanan, 4 Korban Luka Dirawat Intensif

Berikut JatimTIMES rangkum fakta-fakta kecelakaan lalu lintas di Kota Batu yang sama-sama terjadi karena rem blong.

Truk Muatan Katul Rem Blong, Ojol Meninggal di Tempat

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.28 WIB di Jalan Pattimura. Sebuah truk bermuatan katul atau pakan ternak melaju dari arah Lippo Plaza Batu (Batos) menuju Malang. Diduga rem tidak berfungsi, truk meluncur tak terkendali dan menabrak kendaraan di depannya.

Total ada empat kendaraan lain yang terserempet dan tertabrak. Dua mobil dihantam di sepanjang Jalan Pattimura, lalu truk kembali menabrak dua kendaraan tepat di depan Masjid Putih sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tiang PJU.

Saksi mata di lokasi, Frenky Junaedi, mengatakan truk melaju cukup kencang sejak dari arah Batos. “Sopirnya sendirian, tidak ada kernet. Truk itu sudah rem blong dari arah Lippo Plaza dan baru berhenti setelah menabrak tiang di sini,” ujar Frenky.

Suara benturan keras sempat membuat warga sekitar kaget. Muatan pakan ternak yang dibawa truk juga tumpah ke jalan dan berserakan di aspal.

Satu korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Ia adalah Iwan Kurniawan (39), driver ojek online asal Tlekung. Korban meninggal di lokasi. Empat orang lainnya mengalami luka dan dilarikan ke RS Bhayangkara Hasta Brata Batu.

Sopir truk mengalami luka di bagian kaki dan kini sudah diamankan polisi. Satlantas Polres Batu masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Januari 2025, Bus Pariwisata Juga Rem Blong

Peristiwa serupa sebelumnya terjadi pada Rabu 8 Januari 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Sebuah bus pariwisata Sakhindra Trans bernopol DK-7942-GB mengalami rem blong di kawasan Jalan Imam Bonjol hingga Pattimura.

Bus kecelakaan itu membawa rombongan siswa SMK TI Bali Global dari Denpasar, Bali. Wakapolres Batu (saat itu) Kompol Danang Yudanto menjelaskan rombongan baru saja dari Museum Angkut dan hendak makan malam.

“Jadi, bus membawa rombongan siswa dan guru dari Denpasar, Bali dari Museum Angkut untuk makan malam dan terjadilah kecelakaan,” kata Danang.

Total ada 46 orang di dalam bus, terdiri dari 39 pelajar, 3 guru pendamping, 2 sopir, dan 2 kernet. Seluruh penumpang selamat.

Baca Juga : Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan Malam dan Tingkatkan Patroli

“Semua rombongan dan awak bus alhamdulillah selamat. Memang ada syok dan trauma setelah terjadi kecelakaan,” ungkap Danang.

Namun kendaraan lain yang berada di jalur tersebut menjadi korban. Kapolres Batu (saat itu)  AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan sopir sempat mencoba menghindar saat rem tidak berfungsi.

“Di persimpangan Sultan Agung itu langkah pertama si pengemudi membuang ke trotoar, dia berharap ada fungsi pengereman tapi tidak berhasil,” ujar Andi.

Bus kemudian meluncur dan menabrak sejumlah kendaraan di depan Batos hingga Jalan Pattimura. “Jumlah kendaraan yang terlibat sementara 1 unit bus kemudian ada 6 kendaraan roda 4 dan ada kurang lebih 6 roda dua,” jelasnya.

Bus baru berhenti setelah menabrak pohon. Saksi mata bernama Udin mengatakan laju bus sangat kencang. “Tadi yang pengendara lain langsung menghindari bus karena berjalan kencang banget,” kata Udin.

Dalam kejadian itu, empat orang meninggal dunia, yakni Anis asal Jember; Syafa (20 bulan) asal Jember; Sugianto Mumun (40) dan Agus Darianto (60) asal Dusun Tonggolari, Desa Sidomulyo, Batu.

“Kita saat ini berfokus pada penanganan korban. Jumlah korban ada 14 total. Terdiri dari korban meninggal 4 dan 10 lainnya luka-luka,” kata Andi saat itu.

Dua kejadian ini terjadi di lokasi yang tak berjauhan dan sama-sama dipicu dugaan rem blong. Jalur sekitar Batos hingga Pattimura memang dikenal padat, terlebih saat sore hari.

Kedua laka ini kembali menjadi peringatan bagi pengemudi kendaraan besar untuk memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintas di jalur Kota Batu yang ramai dan memiliki kontur menurun. 


Topik

Peristiwa Laka lantas kendaraan rem blong laka lantas di Batu Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa