Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kronologi Guru SD di Jember Viral Telanjangi Siswa, Gegara Kehilangan Uang Rp 75 Ribu

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

12 - Feb - 2026, 13:09

Placeholder
Momen oknum guru wali kelas V di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, berinisial FT berada di ruang kepala sekolah usai wali murid menggeruduk sekolah. (Foto: Instagram @infojember)

JATIMTIMES - Kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan seorang guru SD di Jember bikin geger. Guru wali kelas V di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, berinisial FT, viral di media sosial setelah diduga menelanjangi 22 siswanya untuk mencari uang Rp 75 ribu yang hilang.

Video kericuhan itu beredar luas, salah satunya diunggah akun Instagram @infojember. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah wali murid mendatangi sekolah untuk memprotes tindakan sang guru. 

Baca Juga : Peran Nahdlatul Ulama dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Era Kecerdasan Buatan: Refleksi Mujahadah Kubro Dalam Rangka Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayana Malang

Tampak pula pertemuan antara pihak sekolah dan perwakilan wali murid di sebuah ruangan yang diduga ruang kepala sekolah untuk klarifikasi.

"Ini pelaku-pelaku," sambil menunjukkan video ke dalam ruang pertemuan. 

Peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 08.30 WIB. Guru berstatus PNS tersebut mengaku kehilangan uang Rp 75 ribu dalam bentuk lembaran baru. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya Senin (2/2), ia juga mengaku kehilangan Rp 200 ribu.

Karena curiga kepada murid-muridnya, FT memanggil 22 siswa kelas V lalu memeriksa tas mereka satu per satu. Namun uang yang dicari tak ditemukan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, tindakan pemeriksaan itu berlanjut ke penggeledahan badan. Siswa laki-laki diminta melepas seluruh pakaian hingga tanpa busana. Sementara siswa perempuan diminta membuka pakaian dan hanya menyisakan pakaian dalam berupa singlet dan celana dalam.

Tindakan tersebut memicu kemarahan orang tua. Kecurigaan muncul ketika hingga Jumat siang hari anak-anak belum juga pulang. Para wali murid kemudian mendatangi sekolah dan mendobrak pintu kelas V yang saat itu dalam kondisi tertutup.

"Karena sampai Jumat siang anak-anak tidak pulang, wali murid datang mengecek. Kami mendapat laporan dari siswa kelas VI yang melihat kejadian itu," ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan, dikutip detikjatim, Kamis (12/2/202). 

Dampaknya, sejumlah siswa dilaporkan mengalami trauma. Pada Sabtu (7/2), hanya enam siswa yang hadir ke sekolah karena dipanggil guru. Sementara puluhan lainnya memilih tidak masuk karena ketakutan.

Para wali murid sempat berencana melayangkan petisi ke Dinas Pendidikan (Disdik) Jember agar guru tersebut diberhentikan. Namun sebelum itu, Disdik telah turun tangan melakukan mediasi pada Minggu (8/2/2026). 

Baca Juga : Harga Cabai di Kota Batu Meroket Jelang Ramadan, Sentuh Rp 100 ribu Per Kilogram

Di sisi lain, muncul pengakuan bahwa wali murid diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak menyampaikan kasus tersebut ke media.

"Sudah ditangani Diknas. Kami diminta tanda tangan untuk tidak bicara, kalau saya ngomong nanti saya yang kena," ungkap narasumber tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Jelbuk 02, Arif Rahman, belum banyak memberikan keterangan saat dikonfirmasi. Ia menyatakan penanganan sepenuhnya berada di Dinas Pendidikan Jember. "Saya serahkan semua ke Diknas, silakan konfirmasi ke sana," paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil guru yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Dari pemeriksaan awal, guru tersebut mengaku melakukan tindakan itu karena merasa kehilangan uang berulang kali.

Sebagai langkah awal untuk meredakan situasi dan memastikan proses belajar mengajar kembali kondusif, Disdik Jember menarik sementara guru tersebut dari tugas mengajar.

"Jadi kita tarik untuk sementara sembari kita berkoordinasi dengan OPD yang lain, agar supaya beliau bisa kita pindahkan di tempat yang lain. Tujuannya agar supaya siswa dan wali murid ini bisa menjalani kegiatan belajar mengajar dengan baik lagi," pungkas Arief. 


Topik

Peristiwa Jember Jember viral guru telanjangi murid arrief Tjahjono



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa