MTsN 1 Kota Malang Perkuat Kepedulian Sosial Siswa lewat Gerakan Berbagi Selama Ramadan

Editor

Yunan Helmy

12 - Mar - 2026, 07:28

MTsN 1 Kota Malang saat melaksanakan kegiatan berbagi paket sembako di Qaryah Sakinah, kampung tematik binaan dari Kemenag Kota Malang(Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES – Bulan Ramadan dimanfaatkan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang untuk memperkuat pendidikan karakter siswa melalui berbagai kegiatan sosial. Madrasah ini mengajak para siswa terlibat langsung dalam aksi berbagi kepada masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran empati dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut salah satunya dilakukan melalui kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang dalam program bertajuk "Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan, Indonesia berdaya melalui Tebar Harapan Ramadhan (THR)" yang digelar di Kampung Qaryah Sakinah, wilayah binaan Kemenag Kota Malang, Kamis, (12/3/2026).

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

MTsN 1 Kota Malang ikut menyalurkan ratusan paket bantuan dalam kegiatan tersebut. Di lokasi Kampung Qaryah Sakinah saja, sekitar 150 paket bantuan dibagikan kepada warga sebagai bagian dari total sekitar 300 paket yang disalurkan dalam kegiatan bersama tersebut.

1

Dra Erni Qomaria Rida MPd, kepala MTsN 1 Kota Malang, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari program tahunan madrasah yang dikenal dengan nama Matsanewa On the Road. Program itu selama ini menjadi ruang pembelajaran sosial bagi para siswa.

“Ini sebenarnya programnya Kementerian Agama yang dilaksanakan di Kota Malang, kebetulan MTsN 1 juga memiliki kegiatan Matsanewa On the Road yang setiap tahun dilaksanakan. Ketika kegiatan dipusatkan di Qaryah Sakinah, akhirnya kami koordinasi dan kegiatan ini digabung,” ujarnya.

Selain di Kampung Qaryah Sakinah, MTsN 1 Kota Malang juga menyalurkan bantuan kepada santri di TPQ Darussalam. Sebanyak 70 anak TPQ menerima bantuan, termasuk takmir masjid serta para ustaz dan ustazah yang selama ini membina kegiatan keagamaan di tempat tersebut.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sembako. Para ustaz dan ustazah juga mendapatkan tambahan berupa sarung sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.

2

“Di TPQ Darussalam ada sekitar 70 anak yang menerima bantuan, kemudian takmir masjid dan ustaz ustazahnya juga kami berikan sembako. Untuk ustaz ustazahnya kami tambahkan sarung,” jelasnya.

Secara keseluruhan, kegiatan sosial yang digelar MTsN 1 Kota Malang selama Ramadan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Selain bantuan di beberapa titik tersebut, madrasah juga membagikan takjil dan paket sembako di kawasan Jalan Bandung.

Jumlah paket yang disalurkan di lokasi tersebut mencapai sekitar 1.450 paket. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari pengemudi ojek online, tukang becak, sopir, hingga warga kurang mampu.

Menurut pihak madrasah, kegiatan tersebut memang tidak secara khusus mengumumkan sasaran penerima bantuan. Namun berbagai kalangan masyarakat datang secara langsung untuk menerima paket takjil maupun sembako.

Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, dari Adu Telur hingga Festival Gula

“Yang datang memang banyak dari ojek online karena mereka punya komunitas yang cepat menyebarkan informasi. Tapi sebenarnya tidak hanya ojol, ada tukang becak, sopir, bahkan masyarakat yang membutuhkan juga ikut menerima,” katanya.

Program berbagi ini juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pihak madrasah, wali murid, hingga komite sekolah. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menggerakkan kegiatan sosial yang melibatkan siswa secara langsung.

Erni, sapaan akrab Kepala MTsN 1 Kota Malang menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda berbagi selama Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media pendidikan karakter agar siswa memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Intinya ini pembelajaran untuk anak anak, bagaimana mereka bisa peka terhadap lingkungan masyarakat. Anak anak diajak belajar berbagi, belajar bersyukur, dan memiliki empati kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 1 Kota Malang berharap nilai kepedulian sosial dapat tumbuh kuat dalam diri siswa, sehingga mereka tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang peduli terhadap sesama.