Kurma Harus Dicuci atau Bisa Langsung Dimakan? Ini Cara Konsumsi yang Benar
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
23 - Feb - 2026, 04:26
JATIMTIMES - Kurma dan Ramadan seperti dua hal yang sulit dipisahkan. Menjelang waktu berbuka, buah manis ini selalu jadi incaran. Tapi belakangan muncul pertanyaan yang bikin penasaran, kurma sebenarnya perlu dicuci dulu atau bisa langsung dimakan?
Sebagian orang terbiasa langsung menyantapnya. Namun, tak sedikit pula yang memilih mencucinya lebih dulu. Lalu, mana yang benar?
Baca Juga : 5 Hal yang Bisa Membuat Puasa Sia-Sia Menurut Buya Yahya, Nomor 3 Paling Sering Terjadi
Mengutip Saudi Gazette, Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menyarankan agar kurma dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Bahkan, pihaknya menganjurkan mencucinya dengan air panas.
Alasannya untuk mengurangi residu yang mungkin masih menempel di kulit luar kurma. Selama proses distribusi, yang bisa melintasi jarak jauh, kurma berpotensi terpapar debu, kotoran, mikroorganisme, hingga sisa bahan kimia.
Karena itu, mencuci kurma dinilai sebagai langkah pencegahan agar lebih higienis saat dikonsumsi.
Hal serupa juga dibahas dalam buku Rahasia Medis dalam Alquran dan Hadis: Operasi Tanpa Luka karya Abdel Daem Al-Kaheel. Dalam buku tersebut disebutkan, kurma yang digunakan untuk pengobatan pun sebaiknya dicuci lebih dulu sebelum dimakan, terutama jika diberikan kepada anak-anak atau lansia yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.
Setelah dicuci, kurma sebaiknya langsung dikonsumsi dan tidak perlu disimpan kembali di kulkas.
Selain dicuci, ada pula anjuran untuk merendam kurma terlebih dahulu dengan air sebelum dimakan. Cara ini dipercaya bisa membuat tekstur kurma lebih lembut dan lebih mudah dicerna tubuh.
Kebiasaan ini juga kerap dilakukan oleh sebagian orang yang memiliki masalah pencernaan atau ingin mendapatkan sensasi kurma yang lebih lembut saat disantap.
Meski kurma kaya nutrisi, bukan berarti bisa dikonsumsi tanpa batas. Dalam buku 1001 Cara Dahsyat Melatih Anak karya Bunda Nafisah Aulia, disebutkan bahwa kurma dianjurkan disantap satu atau tiga butir per hari. Selain mengikuti anjuran dalam ajaran Islam, jumlah tersebut dinilai cukup karena kandungan gizinya sudah padat.
Baca Juga : Tetap Bertenaga di Bulan Suci, Meneladani Strategi Kebugaran Rasulullah Saat Berpuasa
Sementara dari sisi medis, laman Nuturally menyebut porsi ideal konsumsi kurma adalah sekitar dua buah atau 40 gram per hari.
Rekomendasi serupa juga datang dari Food and Drug Administration (FDA), yang menyatakan konsumsi 40 gram kurma kering per hari dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, terutama magnesium dan kalium.
Kurma dikenal sebagai sumber energi instan karena mengandung gula alami. Selain itu, buah ini juga kaya serat, kalium, magnesium, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Namun, karena kandungan gulanya cukup tinggi, konsumsi tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjaga asupan kalori.
Jadi, kalau masih ragu, tak ada salahnya membilas kurma dengan air panas sebelum disantap. Selain lebih bersih, hati pun lebih tenang saat menikmatinya saat berbuka puasa. Semoga informasi ini membantu ya.
